Home / Warta Warga / SIMPANG BERINGIN BERDUKA

SIMPANG BERINGIN BERDUKA

14690872_1081599921958965_4704485890944684425_n_1
masyarakat Teluk Petai mengevakuasi korban. Poto diambil oleh syafrizal

SIMPANG BERINGIN | (24/10/16) Simpang Beringin berduka, pasal nya dua orang warga Simpang Beringin ditemukan sudah tidak bernyawa dan dua orang selamat setelah terseret arus bawah sungai Teluk Petai, Kampar. Adapun nama korban yang tidak terselamatkan Rani (15) dan Raka (16) sedangkan Yani (16) dan Ema (16) selamat setelah sempat mendapatkan pertolongan.

Kejadian ini bermula sekitar pukul 14.00 Wib siang korban bermain dan mandi di sungai Teluk Petai tanpa disadari arus bawah sungai cukup deras sehingga Ema terseret lebih dulu, niat hati Rani dan Yani ingin menolong Ema, Rani dan Yani pun ikut terseret, melihat keadaan seperti itu Raka pun ikut menolong Rani sehingga ikut terbawa arus, sedangkan korban yang selamat Yani dan Ema terbawa arus ke tepi sampan warga yang yang ingin pergi ke kebunnya dan langsung mendapat pertolongan. Setelah dilakukan pencarian oleh masyarakat, Korban yang bernama Rani lebih dahulu ditemukan hanya membutuhkan waktu kurang lebih 30 menit sedangkan teman nya Raka ditemukan setelah kurang lebih 4 jam dilakukan pencarian oleh warga setempat.

Hal ini dibenarkan oleh Mali orang tua Yani korban yang selamat, yang langsung turun ketempat kejadian perkara.
“Dua orang ditemukan sudah tidak bernyawa dua orang selamat, musibah ini terjadi siang sekitar pukul 14.00 Wib Minggu, (23/10/16) anak-anak bermain dan mandi di pulau kecil ini, Teluk Petai. Sehingga asyik mandi tidak disadari arus bawah sungai cukup deras sehingga mereka terseret, dalam pencarian korban dibantu oleh masyarakat setempat. Setelah kedua korban berhasil ditemukan kami langsung membawa kembali ke rumah duka menggunakan ambulance Puskesmas Kecamatan Bandar Sei Kijang. saya mengucapkan terimakasih untuk warga Teluk Petai yang membantu dalam pencarian ini” ungkapnya.

14681615_1081599901958967_5785998782087602062_n_1

Selain itu Kepala Desa Simpang Beringin saat dihubungi oleh pewarta (simpangberingin.desa.id) mengungkapkan turut berduka cita atas musibah ini dan beliau membenarkan korban adalah warganya.

“Saya atas nama Pemerintah Desa dan juga keluarga, turut berduka cita atas musibah ini. Dua korban ini benar warga Simpang Beringin bahkan salah satu nya yaitu Rani termasuk keluarga saya, sedangkan Raka sudah tidak tinggal di Simpang Beringin lagi, sudah pindah lebih kurang satu bulan yang lalu. Tapi secara administrasi masih warga Simpang Beringin. Semoga anak-anak kita ini diberikan tempat yang terbaik disisi Allah dan keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran” tutupnya.

Hadir dirumah duka Kepala Desa Kiyap Jaya, Herman dan juga merupakan keluarga dari korban.
(MDE-MDE)

About desasimpangberingin

Check Also

img-20161107-wa0000

LAKSANAKAN PERKERASAN RABAT BETON, WARGA JALAN M. ZEIN NIKMATI AKSES JALAN YANG LEBIH BAIK

SIMPANG BERINGIN |(14/11) Pada saat sekarang ini sedang berlangsung pembangunan Perkerasan Rabat Beton jalan dengan …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *